Ditpolairud Polda Jateng Mengikuti Arahan Penugasan Polisi RW Serta Kapal Perpustakaan Dan Klinik Terapung Untuk Wilayah Jateng

Jateng, __ Pada Selasa, 25 Juli 2023, Kepala Badan Riset dan Pengembangan (KABAHARKAM) Komjen pol. Fadil Imran secara langsung melakukan zoom meeting dari Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu Jakarta, untuk meresmikan penugasan Polisi RW, Kapal Perpustakaan, dan Klinik Terapung kepada seluruh jajaran Ditpolairud.

Program Polisi RW diluncurkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir. Ditpolairud Polda Jateng di bawah kendali Kombes Pol Haryadi SH SIK MH memerintahkan anggotanya untuk bergabung dengan para Ketua RW sepanjang pesisir wilayah Hukum Polda Jateng.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Ditpoairud Polda Jateng juga telah memiliki program SKSD Satu Kapal Satu Desa dan kegiatan ini masih tetap dilanjutkan. Petugas Polisi RW akan mendatangi wilayah RW setempat untuk memantau dan koordinasi segala sesuatu yang terjadi di wilayah RW setempat.

Kepala RW 04 DS Bandarharjo, Bapak Slamet, mengucapkan terimakasih atas kedatangan para petugas Polisi RW di wilayahnya. Selaku Ketua RW, Slamet akan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di wilayahnya seperti penanaman rumpon lahan alat pikat ikan, menekan permasalahan miras/tawuran anak muda, sosialisasi keselamatan berlayar, dan permasalahan Kamtibmas lainnya.

Personel Ditpoairud Polda Jateng yang diturunkan tersebar di Kelurahan Pesisir Kota Semarang didukung oleh Personel Polairud yang juga berada di jajaran. Ada 52 personel Polisi RW yang disebar di 7 kelurahan seperti Kel. Karanganyar, Kel.Tugurejo, Kel. Tambak Harjo, Kel. Tawang Mas, Kel. Tawang Sari, Kel. Bandarharjo, dan Kel Tanjung Emas. Selain itu, Kapal BKO KP. PERKUTUT – 3005 dan KP. Eider – 3002 ditugaskan di Semarang yang digawangi Komandan Kapal beserta ABKnya.

Program Kapal Perpustakaan juga diluncurkan pada kesempatan ini. Kapal ini dimodifikasi khusus untuk menyediakan buku bacaan dan akan beroperasi keliling pesisir Wilkun Polda Jateng. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan minat baca pelajar dan warga pesisir.

Menurut Arahan dari Bapak Kakor Polairud Baharkam Polri, program Polisi RW di Korpolair sudah ada sejak dulu, namun untuk lebih meningkatkan pelayanan masyarakat pesisir dan pantai, Korpolair membentuk Polisi RW Pesisir dan Pantai. Tujuannya adalah untuk menjadi agen pemecah permasalahan masyarakat dan bukan pembuat masalah.

Sementara itu, Arahan dari Kabaharkam Polri Komjen Pol. M. Fadil Imran menegaskan pentingnya Polisi RW dalam mengidentifikasi semua permasalahan masyarakat pesisir serta memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Polisi RW juga harus mendengarkan dan menyelesaikan masalah masyarakat pesisir bersama instansi lainnya termasuk dari TNI AL. Penugasan kapal-kapal Polisi RW bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai agen yang dapat menyelesaikan permasalahan pada masyarakat pesisir. Semakin lama masyarakat akan semakin memahami akan pentingnya Polisi RW dan diharapkan dapat membantu memajukan pelayanan masyarakat di wilayah pesisir dan pantai.

 

(Vio Sari/Humas)

Pos terkait

banner 468x60